Friday, June 12, 2009

Kalau Bayimu Dibilang Hipoglikemik ...

(as posted by Ellen Kristi at Facebook Notes)
Share
Yesterday at 2:41pm

Salah satu faset dari cerita lahirnya Gandhi adalah diagnosis dia mengalami hipoglikemia alias gula darah rendah.

Alkisah, setelah selesai IMD dan Gandhi dibawa ke ruang perawatan untuk dibersihkan dsb., datanglah seorang perawat memberitahuku: "Bu, bayinya nanti belum bisa rooming-in dulu karena setelah diperiksa gula darah sewaktu (GDS)-nya kurang dari 45, padahal bayi Ibu besar, lebih dari 4kg. Jadi kata dokter harus diberi susu formula dulu supaya GDS-nya paling tidak 50."

Tentu saja aku kaget dan spontan menolak. Wong sudah tanda tangan pernyataan mau ASIX kok tiba2 anak mau didublak sufor. Kebetulan perawat itu juga tidak bisa menerangkan dengan jelas pengaruh GDS rendah pada kondisi bayi. Cuma bilang, "nanti bisa kejang-kejang" ... hahhh??? Itu ilmiah atau cuma akal-akalan biar bayi dikasih sufor ya? Soalnya sampai hari itu juga, aku belum pernah dengar ketentuan bayi besar harus dikasih sufor kalau GDS-nya rendah --- wong di kliniknya ibuku juga suka ada bayi besar (malah sampai 4,5kg) tapi ga pernah dicek GDS dan tidak pernah ada riwayat bayi kejang karena GDS rendah. Jadi, dengan kukuh aku bilang TIDAK SETUJU bayiku dikasih sufor dan si perawat dengan wajah agak gimana gitu bilang, "Ya, itu hak Ibu, pokoknya kan kami sudah memberitahu."

Sampai di kamar, aku langsung minta Gandhi diantar rooming-in dan mulailah proses belajar menyusu. Ternyata gampang banget, Gandhi langsung pinter dan aktif menyusu. Beberapa jam kemudian, menjelang jam 9 malam kayaknya, si perawat yang tadi masuk lagi ke kamar dan tanya apa ASI-ku sudah keluar. Aku bilang iya. Apa bayinya sudah bisa menyusu. Lagi-lagi kubilang iya, kutegaskan bayiku nyusunya kenceng dan ASI-ku juga dah banyak (banyak kan relatif to???). "Kalau begitu saya bawa dulu bayinya untuk dites lagi GDS-nya ya!" Halah .... ternyata soal GDS lagi!

Dalam hati aku heran, kenapa sih soal GDS ini kayaknya penting banget, sampe malam2 Gandhi harus dites (dengan dicoblos??). Tapi aku ngerasa ditantang, apa betul ASI-ku dah keluar, jadi kuijinkan Gandhi dites dengan peringatan, "Pokoknya saya ga mau bayi saya dikasih sufor lo, Sus!" Si perawat agak kesal wajahnya dan menukas, "Iya, itu kan hak ibu mau dikasih sufor atau tidak ..." Kira2 setengah jam kemudian, si perawat mengembalikan Gandhi ke kamar dan memberitahu, "GDS-nya sudah bagus kok, Bu, 49." Aku juga ikut lega ... berarti ASI-ku bekerja dengan baik :-) dan sejak itu sampai kami pulang besoknya DSA dan si perawat ga pernah ribut lagi soal GDS.

Jadi, bagaimana sebetulnya duduk perkara soal GDS ini secara ilmu kesehatan anak?

DSA di rumkit sempat mencoba menjelaskan, tapi tidak jauh beda dari si perawat. Hanya bilang kalau bayi besar dan GDS rendah bisa berisiko anak kejang-kejang. Entah karena si dokter sibuk mau visit ke bayi yang lain atau akunya yang males minta penjelasan lebih lanjut, cukup sekianlah argumennya. Sangat tidak jelas, bagiku.

Aku baru mendapat jawaban yang lengkap waktu baca2 buku baru --- The Ultimate Breastfeeding Book of Answers tulisan Dr. Jack Newman dan Teresa Pitman --- yang dikadokan konco2 AIMI Semarang hari Minggu lalu. Ada di halaman 301-307. Berikut ini intisarinya:

FAKTOR RISIKO

Ternyata betul. Bayi tertentu berisiko mengalami hipoglikemia dan akibatnya bisa fatal. Penurunan kadar gula darah yang serius dapat menyebabkan kejang, kerusakan otak, bahkan kematian.

Tetapi, bayi 'tertentu' mana yang berisiko itu?

1. Bayi dari ibu penderita diabetes --- karena sejak dalam kandungan, bayi sudah terbiasa mengeluarkan insulin kadar tinggi untuk mengatasi tingginya kadar gula dalam darah ibu. Ketika ia lahir, ia tidak lagi mendapat asupan gula dari ibunya, tetapi mekanisme sekresi hormon insulinnya belum bekerja baik, sehingga kadar gula darah bayi turun secara drastis.

2. Bayi yang lahir prematur --- karena tidak memiliki banyak cadangan glikogen (gula kompleks yang bisa digunakan sewaktu2 kalau tubuh butuh glukosa), juga mekanisme produksi gula darah mereka belum berkembang dengan baik.

3. Bayi yang kurang gizi selama kehamilan, berat badan lahir terlalu rendah sekalipun lahir cukup umur --- karena alasan yang sama dengan bayi prematur.

4. Bayi yang 'stres' --- terutama stres akibat proses persalinan yang sulit atau stres karena perbedaan suhu udara antara dalam kandungan dan di dunia luar.

Intinya: bayi normal yang lahir tepat waktu kecil kemungkinan bahkan hampir tidak ada kemungkinan mengalami hipoglikemia.

Bagaimana dengan bayi besar (lebih dari 4kg)? Bayi besar sering dicurigai hipoglikemik karena biasanya bayi dari ibu penderita diabetes berukuran besar. Tapi kalau bayi besar yang normal, artinya kedua ortu tidak ada riwayat diabetes, sebetulnya tidak ada dasar untuk mencurigainya hipoglikemik.

Lantas, ini yang penting ...

APAKAH BAYI HIPOGLIKEMIK HARUS DIBERI SUFOR?

Jawabannya: TIDAK! Justru bayi hipoglikemik harus segera mendapat asupan kolostrum dari ASI, baik langsung menyusu ke ibu atau berbentuk ASIP atau donor ASI. Kenapa? Karena kolostrum adalah makanan terbaik bagi bayi untuk membantu mencegah hipoglikemia. Sebab, kolostrum tidak merangsang pembentukan insulin (yang akan menurunkan kadar gula darah). 

Sebaliknya, susu formula justru mengandung berbagai macam nutrisi yang merangsang produksi insulin. Insulin tidak hanya menurunkan kadar gula darah, tetapi juga kadar gizi lain yang dibutuhkan bayi kalau tidak punya cukup glukosa, yi. asam lemak bebas dan ketone.

Telah diamati Dr. Newman, kadar gula darah bayi bereaksi lebih cepat dan terjaga dengan baik jika bayi mendapat kolostrum, bukan sufor. "Salah satu alasannya mungkin adalah karena insulin tidak dilepaskan sebagai reaksi atas kolostrum."

Juga untuk bayi yang kadar gula darahnya turun akibat stres, yang terbaik bagi bayi itu adalah sesegera mungkin kontak kulit dengan ibunya dan menyusu. Ia akan merasa hangat, mendapat asupan kolostrum, dan lebih cepat mengatasi stres + hipoglikemianya.

Jadi, kalau suatu waktu bayimu didiagnosis hipoglikemia, jangan ragu2 untuk menjawab, "Berarti harus rawat gabung dong, Dok/Sus, supaya bayi saya bisa segera dan sesering mungkin menyusu, kan kolostrum yang terbaik untuk menjaga kadar gula darah bayi!"

Tuesday, March 17, 2009

Kepikiran, part 2

Semalem baru pulang jam 00.30 dari dsog. Alhamdulillah kali ini ga gitu spaneng orangnya..hehehe. Gw dateng buat ngeset jadwal sesar, which will be on March 21st, jamnya ikut longgarnya si dokter yg kebetulan hari itu full jadwal laparoskopi. Kemungkinan sih setelah jam 12 siang dia mulai longgar katanya.

Kenapa tanggal itu? Supaya si ayah bisa pulang seminggu lebih..hehehe. Tak lupa sambil mastiin jadwal, gw tetep nawar buat vbac. Incase sebelum tanggal 21 gw ada tanda-tanda ke arah normal, apa boleh gw coba normal dulu? Ternyata dia ok-ok aja. Yah gw pikir klo dah masuk minggu depan mah dah males juga kali ngeden demi bayi 4kg yg mana perkiraan bayi gw biasanya cenderung lebih gede timbang dari USG.

Perlu dicermati juga, dokter ini ga sekedar ngitung diameter kepala buat nentuin BB bayi, tapi juga ngukur panjang tungkai, yg menurut gw lebih akurat timbang ukuran kepala. Gw sempet tanya, dengan prediksi 3.7-3.8kg plus minus errornya brapa? Katanya sih 200gr. Jadi klo pun bayi bakal lebih kecil, tetep ga mungkin kurang dari 3kg. Yahh, moga-moga aja ga jauh banget melesetnya si usg sama berat aslinya..

Kenapa gw tetep ngeyel mo coba normal?
Emm, tadinya udah ngga sih. Tapi mulai hari minggu kemaren kok kontraksi kek ada pertambahan kuantitas walo blon kualitas (dari yg tadinya 3-4x sejam, sekarang dah 5-6x, tapi blon ada yg ngegigit rasanya).

Jadi sekarang, ya tinggal tunggu tanggal mainnya aja. Klo yg baik buat gw lahiran normal, ya insya Allah bakal normal. Klo yg baik sesar, ya ntar sesar. Paling tar sore gw ke DSA langganan buat janjian bisa ga on call ke RS yg ini.

Terakhir, mohon doa atas kelancaran lahiran, baik melalui proses normal maupun sesar. Dan gw juga mohon maaf atas kesalahan2 gw, baik yg disengaja maupun tidak.

*still sent from my bluberi SE k810i walo jempol mulai kapalan secara e75 ga kluar2, powered by XL yang..oiya lupa mo daptar yg inet unlimited cepek..*


Saturday, March 14, 2009

Kepikiran, part 1

Lagi kepikiran soal lahiran neh..
Kemarenan kan pengennya normal setelah yg ke-2 kemaren sesar (vbac: vaginal birth after caesarean).

Modalnya:
1. Darris dulu bisa normal 4kg.

2. Dellynn 3.6kg, sesar karena penyebab yg tidak menetap kek sungsang, kelilit ari2, post date 8hr, ga turun ga kontraksi, dan terakhir CTG ga bagus.

3. Perkembangan si baby selama di semarang stabil dan bagus2 aja. Terakhir kontrol disana 2 maret, 35mg, BB bayi 2.4-2.5kg, BB gw 58.4kg.

Mulai berasa aneh pas kontrol di surabaya tgl 11 maret. Gw balik ke dokter yg dulu bantu Darris lahiran. Ogah ke dokter Dellynn soalnya orangnya ga tegas dan senengnya ambil jalan aman alias sesar. Yah, walo untuk kasus Dellynn kemaren emang tinggal sesar satu-satunya opsi.

Nah kontrol ke dokter A di sby ini gw dah 36 minggu, lha kok BB bayi dah 3.2kg aja?? Si dokter juga state klo mo coba normal mesti BB under 3.5kg. Yah mana mungkin 3.5 klo 36 minggu aja dah 3.2kg. 40 minggu bisa jadi 4.2kg dah.

Jadi ya gw seken opinion ke dokter yg sukses bantu vbac beberapa temen gw. Tgl 13 maret di 36.5 minggu gw kesana. BB gw 59kg, and guess brapa BB baby?

Cukup 3.7-3.8kg ajah sodara-sodara! Itu pun si dokter dah ngitung ulang buat masing2 diameter kepala ama panjang tungkai. Diameter kepala gw liat 9.76-9.77 gitu.
Hayahh buset, 40 minggu bisa 4.6kg dong??

Pusing dah gw. Mo mutusin sesar elektif, hasil usg apa iya bisa jadi patokan? Secara Dellynn dulu dari diameter kepala 10 lebih, keluarnya 3.6kg 'doang'.
Tapi mo coba normal juga keknya ga ada dokter yang berani deh..

Hiks..

*sent from my bluberi SE k810i, pake XL yg sering2 sih nyambung yah..*

Tuesday, February 17, 2009

My second born

Sekalian daaaaahhh....
Hajaaaaaarrrrr...
Yang Darris ada di sebelah yak...
Here you go mommies - a different kind of survey for a change - it's all about your first born!Just copy and paste it in a new note for yourself!
Let's see how much you remember!

1. WAS YOUR SECOND CHILD'S PREGNANCY PLANNED?
Ngga sih...
Pada dasarnya sih diinginkan tapi tak direncanakan =D
Jadi emang pengen jarak 2th-an gitu, tapi kaget juga pas jadi...secara pas Darris 12 bln udah isi lagi...

2. WERE YOU MARRIED AT THE TIME?
Iyelaaahhh...
Masi nanya juga looo??

3. WHAT WERE YOUR REACTIONS?
supres supres gak supres sih...hehehhe


4. WAS ABORTION AN OPTION FOR YOU?
GILEEEE AJEEEE!!!
*teuteuppp*


5. HOW OLD WERE YOU?
27 th 6bln


6. HOW DID YOU FIND OUT YOU WERE PREGNANT?
Masi tetep sama ama yang pertama...
Lidah kebalik...tapi lupa pas makanan apa tuh...


7. WHO DID YOU TELL FIRST?
Yang menghamili =)) *teuteuuuppp*


8. DID YOU WANT TO FIND OUT THE SEX?
Mayan sih waktu itu, secara udah anak kedua mulai ada preferensi =D
Cuman, tauk dah dokternya kebanyakan alesan ato emang gak keliatan, jadi gak jelas mulu...
Sampe pas second opinion ke dokter yg bantuin lahir Darris, eh si dokter langsung bilang insya Allah cewek buuu...
*laaaaaaahhh dokter gue yg biasanya ngapain ajaaaa??*

9. DUE DATE?
22 Sept 2006, tapi lahirnya 30 Sept 2006


10. DID YOU HAVE MORNING SICKNESS?
Mayan masi susah makan nasi tapi mendingan timbang pas Darris sih...


11. WHAT DID YOU CRAVE?
Kentang...terutama baked potato w/ broccoli-nya Wendy's

12. WHO/WHAT IRRITATED YOU THE MOST?
Kondisi rumah =(
Secara masi numpang di ortu dan makin2 aja bentroknya...

13. WHAT WAS YOUR SECOND CHILD'S SEX?
Cewek


14. DID YOU WISH YOU HAD THE OPPOSITE SEX OF WHAT YOU WERE GETTING?
Ngga...udah ada kakaknya


15. HOW MANY POUNDS DID YOU GAIN THROUGHOUT THE PREGNANCY?
6.5 kilo...


16. DID YOU HAVE A BABY SHOWER?
Ngga, udah anak kedua soalnya..


17. WAS IT A SURPRISE OR DID YOU KNOW?
ih, dibilangin kaga ada apa2 masi nanya lagi...


18. DID YOU HAVE ANY COMPLICATIONS DURING YOUR PREGNANCY?
Sungsang...teruuuussss sampe deket due date...
Udah nungging-nungging mpe mimisan tetep ajah...
Udah dari 7bln juga gue tanya ma dokternya, dok, ngga kelilit neh?...si dokter tetep aja jawabnya gak jelas, gak kliatan...
*ih dokter ini mah dari awal juga tiap ditanya apa2 gak jelas mulu jawabannya*


19. WHERE DID YOU GIVE BIRTH?
RSI 2 Jemursari Surabaya
tetep juga...keknya bakal jadi langganan dah =D
Abisnya tempatnya enaaaakkk...suster2 bidan2 dah pada kenal...


20. HOW MANY HOURS WERE YOU IN LABOR?
30-45 menit rasanya di ruang ops...klo pas ngeluarin babynya lebih dari 15 menit, rada lama soalnya kelilit 2 lilitan trus rapet.


21. WHO DROVE YOU TO THE HOSPITAL?
Bapakku juga...tapi didrop, bareng ama DJ

22. WHO WATCHED YOU GIVE BIRTH?
DSOG, 1 dr anestesi, 2 ato 3 perawat


23. WAS IT NATURAL OR C-SECTION?
Sesar...
Sabtu pagi kontrol, trus CTG...hasilnya rada megap-megap soalnya pas kontraksi malah detak jantungnya ngilang...
mesti cepet ambil keputusan sesar secara:
- telat 8hr
- tetep sungsang
- ga ada kontraksi sama sekali
- posisi masi jauh
- baby gede, perkiraan terakhir 3.5kg
- CTG gak bagus
akhirnya menyerah pasrah ops aja hari itu juga magrib-magrib (jadi dokternya buka puasanya nyesar =D)


24. DID YOU TAKE MEDICINE TO EASE THE PAIN?
Ya iyalaaahhh namanya sesar...dapet morfin jugah...ajeb2 daahh


27. HOW MUCH DID YOUR CHILD WEIGH?
3.6 kilo

28. WHEN WAS YOUR CHILD ACTUALLY BORN ?
30 09 2006 jam 18.15

30. WHAT DID YOU NAME HIM/HER?
Fidellynne Khaleesha Abidin

31. HOW OLD IS YOUR FIRST BORN TODAY?
2th 4bln, dah mo ada adiknya lagi, insya Allah =D


My first born

(lupa mindah dari fesbuk =D)
Copas dari Dyah, yang copas punya Clodi. =)) mbulet ae...
Here you go mommies - a different kind of survey for a change - it's all about your first born!
Just copy and paste it in a new note for yourself!

Let's see how much you remember!


1. WAS YOUR FIRST CHILD'S PREGNANCY PLANNED?
Isi setelah nikah 3 bulan.
Sebelumnya gelisah kok gak sukses2...ternyata lupa klo pernah berdoa supaya abis nikah pacaran dulu 3 bulan =D. Maha Mendengar...
Tespack pertama sekitar tanggal2 pemilu 2004 =D

2. WERE YOU MARRIED AT THE TIME?
Dikeplaki bapakku kalo enggak =))


3. WHAT WERE YOUR REACTIONS?
AKHIRNYAAAAAAAA!!!


4. WAS ABORTION AN OPTION FOR YOU?
GILEEEE AJEEEE!!!


5. HOW OLD WERE YOU?
25 th 9 bln


6. HOW DID YOU FIND OUT YOU WERE PREGNANT?
Lidah kebalik...
Hotdog jadi rasa pepsoden...


7. WHO DID YOU TELL FIRST?
Yang menghamili =))

8. DID YOU WANT TO FIND OUT THE SEX?
Blon sempat penasaran, taunya 4-5bln malah ditunjuk2kin sama anaknya pas USG.
Jadinya jelas banget =D

9. DUE DATE?
9 Des 2004, tapi lahirnya 12 Des 2004


10. DID YOU HAVE MORNING SICKNESS?
PARAAAAAAAAAHHHHH!!!


11. WHAT DID YOU CRAVE?
Steak =D

12. WHO/WHAT IRRITATED YOU THE MOST?
Di rumah mulu, DJ pulangnya jarang =(( jarang dapet pijet deeeeehhh

13. WHAT WAS YOUR FIRST CHILD'S SEX?
Cowok


14. DID YOU WISH YOU HAD THE OPPOSITE SEX OF WHAT YOU WERE GETTING?
Ngga...emang lebih pengen laki waktu itu timbang cewe...


15. HOW MANY POUNDS DID YOU GAIN THROUGHOUT THE PREGNANCY?
11 kilo...
Hari ini lahiran jam 8 malem, besok siangnya nimbang udah turun 10kg =D
Cuman disisain 1 kg...kekekeke


16. DID YOU HAVE A BABY SHOWER?
Iya, disuruh emak nujuh bulanin...


17. WAS IT A SURPRISE OR DID YOU KNOW?
ya tau lah yeeeee...
pake pengajian2 segala...


18. DID YOU HAVE ANY COMPLICATIONS DURING YOUR PREGNANCY?
DIKIBULIN DOKTER!!!!
4-5 bln dibilang kecil, akhirnya banyak2 makan es krim...
eeeeehhhh, taunya lahir 4kg...HUH!...untung bisa normal...
*masi pengen ngeplaki dokter e sampe sekarang!*


19. WHERE DID YOU GIVE BIRTH?
RSI 2 Jemursari Surabaya


20. HOW MANY HOURS WERE YOU IN LABOR?
Jumat deket tengah malem mulai...
Sabtu pagi jam 5 bukaan 2
Lahirnya Minggu malem jam 8...yaaaahhh...40 jam lah

21. WHO DROVE YOU TO THE HOSPITAL?
Bapakku...soale bapak thok yg bisa nyupir waktu itu =D

22. WHO WATCHED YOU GIVE BIRTH?
DJ, DSOG, 1 bidan, 2 perawat


23. WAS IT NATURAL OR C-SECTION?
Normal...
Setelah berjuang pake pindah dokter dan pindah RS pas bukaan 5, gara2 dipaksa2 sesar!


24. DID YOU TAKE MEDICINE TO EASE THE PAIN?
Ngga...malah dicekoki induksi 3 botol infus =D


27. HOW MUCH DID YOUR CHILD WEIGH?
4 kilo

28. WHEN WAS YOUR CHILD ACTUALLY BORN ?
12 12 2004 jam 8 malem lebih...

30. WHAT DID YOU NAME HIM/HER?
Muhammad Darris Maulana Abidin

31. HOW OLD IS YOUR FIRST BORN TODAY?
4th 2bln, adiknya dah mau 2 =D